berita4.com
Kejadian pengerebekan seorang oknum dosen salah satu universitas negeri Jambi inisial DK oleh istri sah viral di medsos sehingga mengundang perhatian di publik
Oknum dosen tersebut di duga di gerebek bersama seorang perempuan yang di ketahui berstatus mahasiswi di salah satu universitas di Jambi di sebuah kamar kos kosan di telanai pura kota Jambi
Berdasarkan informasi yang beredar,sang istri mendatangi lokasi kos kosan tersebut setelah mencurigai adanya dugaan hubungan terlarang,di saat pintu kamar di buka,inisial DK dan seorang perempuan berada di dalam ruangan kamar kos kosan tersebut sehingga memicu terjadi keributan dan mengundang perhatian di sekitarnya
Menanggapi kejadian tersebut, rektor UIN STS Jambi Prof.Dr.H.Kasful Anwar,M.Pd.mengambil langkah dan sikap tegas dengan mengeluarkan pernyataan resmi
Pihak kampus juga menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika yang terikat pada kode etik ,aturan disiplin serta norma kelembagaan
Rektor UIN STS Jambi,Prof,Dr.H.Kasful Anwar ,M.Pd. menerangkan bahwa pihak kampus sangat menyayangi atas peristiwa tersebut dan memastikan akan melakukan penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap inisial DK
Dan pihak UIN STS Jambi,sangat tidak setuju dengan peristiwa ini,tentunya kami akan melakukan penelusuran serta memeriksa lebih lanjut dan akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan dan undang undang yang berlaku."Ujar Rektor.
Sebagai langkah awal UIN STS Jambi Nonaktifkan inisial DK dari jabatan tambahan sebagai wakil dekan guna menjaga objektivitas pemeriksaan dan kondusivitas akademik
Selain itu pihak kampus juga menghentikan sementara aktivitas yang bersangkutan dalam kegiatan mengajar,penelitian dan pengabdian inisial DK juga di nonaktifkan
Sementara dari jabatan tambahan sebagai wakil dekan di hentikan sementara dari aktivitas yang mewakili institusi."lanjutnya.
Pihak kampus juga menegaskan,apabila dalam proses pemeriksaan di temukan adanya pelanggaran kode etik maupun aturan yang berlaku,maka sanksi yang akan di berikan sesuai regulasi dan mekanisme yang berlaku di lingkungan kampus
UIN STS Jambi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masarakat Jambi atas beredarnya informasi ini sehingga resah dan tidak nyaman.
UIN STS Jambi memandang bahwa tindakan personal individu yang di lakukan oleh oknum tersebut tidak serta Merta merepresentasikan nilai budaya kerja,maupun komitmen kelembagaan UIN STS Jambi dalam membangun lingkungan akademik yang berintegritas dan bermartabat
Saat ini atas nama pimpinan,kami sedang melakukan penelusuran dan verifikasi internal untuk memperoleh informasi yang utuh,akurat dan proporsional terkait persoalan tersebut. (din)

Social Plugin